Makanan sehat untuk ibu hamil (Ikan)
SEBUAH studi yang di lakukan di Amerika baru-baru ini yang dilaporkan oleh Jurnal Epidemiologi Amerika, ditemukan bahwa ada hubungan positif antara kebiasaan seorang ibu mengkonsumsi ikan semasa ia hamil dan tingkat kecerdasan otak anak ketika ia sudah berusia tiga tahun.
Studi tersebut membuktikan bahwa seorang ibu yang biasa mengkonsumsi ikan semasa hamil terbukti memiliki anak yang lebih cerdas dan kemampuan motorik yang lebih baik daripada anak yang semasa dalam kandungan ibunya tidak mengkonsumsi ikan.
Seorang ibu yang mengkonsumsi sedikitnya dua porsi ikan per minggunya selama masa kehamilan, terbukti mampu menghasilkan keturunan (anak) dengan tingkat kognitif yang lebih baik (cerdas), berkemampuan menyerap kosa kata dan menangkap visual dengan lebih baik, memiliki motor visual dan kemampuan motorik yang lebih baik.
Penelitian ini memberi sumbangan yang signifikan bagi studi perkembangan otak bayi, karena ternyata perkembangan otak bayi sangat ditentukan pada masa-masa sebelum ia dilahirkan. Hampir semua neuron kita terbentuk dengan baik pada saat trimester kedua masa kehamilan ibu. Pada saat itulah proses kritis untuk membangun interkoneksi dengan benar berlangsung.
Pikiran, kebiasaan, dan kemampuan kognitif kita, tentu saja merupakan hasil dari proses fungsional otak. Oleh sebab itu, ketidaknormalan pada otak akan menyebabkan ketidaknormalan pada pikiran dan perilaku kita di kemudian hari.
Mengapa ikan berpengaruh? Karena ikan banyak mengandung Omega 3 sebagai komponen penting dalam pembentukan otak.
Nilai-nilai Gizi yang terkandung didalam daging ikan:
Ikan mengandung protein tinggi yang terdiri atas asam amino Essensial yang nggak rusak pada waktu pemasakan. Kandungan protein pada ikan bervariasi, tergantung kandungan lemak dan airnya. Namun secara umum, ikan mkengandung kandungan lemak dan airnya. Secara umum ikan mengandung 13-20% protein. Protein ini dapat membantu pertumbuhan sel otak, sehingga ikan sering disebut makanan penunjang kecerdasan.
Karena serat proteinnya lebih pendek, protein pada ikan gampang dicerna bahkan bagi bayi sekalipun. Proporsi protein konektifnya(kolagen) juga jauh lebih rendah dari hewan ternak, yaitu hanya 3-5% dari total protein. Makanya dibandingkan daging sapi, daging ikan terasa empuk dan lebih mudah hancur saat dikunyah.
Kandungan lemak hanya berkisar antara 1-20% terlebih sebagaian besar kandungan lemaknya pun berupa asam lemak tak jenuh yang justru berguna bagi tubuh diantarabnya berfungsi meniurunkan kadar kolesterol dalam darah.dan asam lemak omega 3 yang tinggi. Kandungan ini berperan meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan risiko penyakit jantung koroner, menghambat pertumbuhan beberapa jenis kanker dan mempertahankan fungsi otak terutama yang berhubungan dengan daya ingat.
Kandungan mineral pada ikan jumlahnya lumayan banyak, diantaranya ada magnesium ( memperkuat tulang, otot, gizi, ) , zat besi ( mencegah anemia), yodium ( mencegah sakit gondok & IQ rendah), seng ( meningkatkan kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka) dan selenium (mencegah kanker, mempertahankan elastisitas jaringan (bersama vitamin E) sehingga kita terhindar dari penuaan dini.
Berbicara soal protein, saya rasa semua setuju bahwa protein adalah zat yang membantu pembentukan sel-sel baru, dan anak Anda adalah sel-sel yang sedang dibentuk tersebut. Oleh karena itu, saya akan melampirkan beberapa bahan makanan yang mengandung protein:
Atau bagi Anda yang senang melakukan cemal-cemil:
Hal penting selain protein adalah vitamin C! Vitamin C membantu tubuh Anda dalam menyerap kandungan gizi protein. berikut ini adalah sedikit daftar makanan yang mengandung vitamin C:
- ½ grapefruit (sejenis jeruk)
- ½ cangkir sari buah grapefruit
- 2 jeruk
- 2 sendok makan sari buah jeruk konsentrat
- 1/2 mangga berukuran sedang
- ½ cangkir potongan pepaya
- ¼ semangka kecil
- ½ cangkir strawberry
- 1 ½ tomat besar
- ¾ cangkir sari sayuran
- ½ cabe merah atau hijau besar
- 2/3 cangkir brokoli masak
- ¾ cangkir kangkung atau bayam
- 3 cangkir bayam mentah
Label: Konsumsi Ikan Saat Hamil



0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda